Cara Kerja Konversi CSV ke JSON
CSV (Comma-Separated Values) dan JSON (JavaScript Object Notation) adalah dua format pertukaran data yang paling umum. CSV ringkas dan cocok untuk spreadsheet; JSON bersifat hierarkis dan asli untuk API web. Alat ini memungkinkan kamu berpindah antara keduanya secara instan, sepenuhnya di browsermu.
Format CSV (RFC 4180)
Spesifikasi resmi CSV (RFC 4180) mendefinisikan aturan-aturan yang diikuti konverter ini secara tepat:
- Field dipisahkan oleh delimiter (default: koma). Opsi deteksi otomatis memeriksa datamu dan memilih yang tepat.
- Field yang mengandung delimiter, tanda kutip ganda, atau baris baru harus diapit tanda kutip ganda.
- Tanda kutip ganda di dalam field yang dikutip direpresentasikan oleh dua tanda kutip ganda berurutan (
""). - Baris pertama biasanya merupakan baris header yang menamai kolom.
- Baris dipisahkan oleh akhiran baris CRLF atau LF — keduanya didukung.
Inferensi Tipe
Ketika inferensi tipe diaktifkan (default), nilai string secara otomatis dikonversi ke tipe JSON asli:
"42"→42(angka)"3.14"→3.14(angka)"true"/"false"→true/false(boolean)""atau"null"→null- Semua lainnya tetap sebagai string.
Matikan inferensi tipe ketika kamu memerlukan output string ketat — misalnya, ketika kolom kode pos seperti 01234 harus tetap sebagai "01234", bukan 1234.
Kunci Notasi Titik → Objek Bertingkat
Aktifkan Perluas kunci titik untuk mengubah header seperti address.city menjadi struktur JSON bertingkat: {"address": {"city": "..."}}. Ini berguna saat menyiapkan data untuk API hierarkis yang mengharapkan objek bertingkat.
JSON → CSV: Meratakan Objek Bertingkat
Saat mengkonversi JSON kembali ke CSV, objek bertingkat secara otomatis diratakan menggunakan kunci notasi titik. Objek {"user": {"name": "Alice", "age": 30}} menjadi dua kolom: user.name dan user.age.
Pintasan Keyboard
- Ctrl/Cmd+Enter — Konversi sekarang
- Ctrl/Cmd+D — Unduh output
- Ctrl/Cmd+Shift+C — Salin output
Jebakan CSV yang Umum
- Koma di dalam nilai: Jika datamu mengandung koma (mis. "Smith, John"), field tersebut harus dikutip. Konverter ini menangani ini dengan benar sesuai RFC 4180.
- Jumlah kolom tidak konsisten: Beberapa eksporter menghasilkan baris dengan field akhir yang hilang. Konverter ini mengisi nilai yang hilang dengan
nulldan memberi tahu baris mana yang terpengaruh. - Karakter BOM: File yang diekspor dari Excel terkadang dimulai dengan BOM UTF-8 (
). Konverter ini menghapusnya secara otomatis. - Encoding: File yang diunggah dibaca sebagai UTF-8. Jika CSV-mu menggunakan encoding berbeda (mis. Latin-1), konversi ke UTF-8 terlebih dahulu.
- File besar: File di atas 5 MB mungkin memperlambat tabel pratinjau. Konverter akan memprosesnya tetapi membatasi pratinjau ke 50 baris pertama.
CSV vs JSON: Kapan Menggunakan Masing-masing
Gunakan CSV ketika: berbagi data tabular dengan pengguna non-teknis, mengimpor ke spreadsheet, bekerja dengan dataset datar besar yang nama kolomnya stabil.
Gunakan JSON ketika: bekerja dengan API web, menyimpan data hierarkis atau bertingkat, menggunakan skrip JavaScript/Node.js/Python, atau ketika nilai mungkin mengandung koma atau karakter khusus.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
[{"name":"Alice","age":30}]. Ini yang diharapkan oleh kebanyakan API dan library. Array larik mempertahankan baris mentah: [["name","age"],["Alice","30"]], berguna untuk grid data dan operasi matriks.